Akbar dan Dwi, Penerima Beasiswa LPDP dari Mamuju Tengah - Kurita News | Kuat, Rinci & Terpercaya

Kurita News | Kuat, Rinci & Terpercaya

Media Online Sulawesi Barat

Breaking

Senin, 19 Maret 2018

Akbar dan Dwi, Penerima Beasiswa LPDP dari Mamuju Tengah


 
Akbar Nur dan I Kadek Dwi Swarjana

KuritaNews.com, SURABAYA – Salah satu beasiswa yang menjadi primadona adalah beasiswa yang dikelola Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa ini termasuk beasiswa yang sulit untuk diperoleh dan juga merupakan beasiswa unggulan pemerintah yang diberikan kepada mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studinya di kampus-kampus ternama, baik di dalam maupun di luar negeri.


Tim KuritaNews.com menelusuri dua mahasiswa pascasarjana yang menerima beasiswa LPDP yang berasal dari Mamuju Tengah. Mereka adalah Akbar Nur dan I Kadek Dwi Swarjana yang keduanya saat ini sedang menempuh Pendidikan Magister di Universitas Airlangga Surabaya.


Akbar Nur, S. Kep., Ns. Lahir pada tanggal 13 Juli 1990, menyelesaikan Pendidikan SD, SMP di desa Pontanakayang kecamatan Budong-Budong kabupaten Mamuju Tengah. Melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 2 Mamuju, lalu lulus pada tahun 2008. Pemuda ini melanjutkan pendidikan S1 Keperawatan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Andini Persada Mamuju dan lulus pada tahun 2012. Tak lama berselang, ia melanjutkan pendidikan Profesi Ners di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dan lulus pada tahun 2015. Saat ini, penerima beasiswa LPDP ini sedang menempuh Pendidikan Magister Keperawatan Medikal Bedah di Universitas Airlangga Surabaya.

Akbar Nur di depan kampus Universitas Airlangga

Beasiswa LPDP telah mewujudkan mimpi saya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister. Sebelumnya, saya tidak pernah menyangka untuk bisa mendapatkan kesempatan bahagia ini untuk melanjutkan pendidikan dengan menggunakan beasiswa LPDP Afirmasi, Beasiswa Afirmasi ini diperuntukkan untuk daerah 3T, alumni penerima beasiswa bidik misi, masyarakat berprestasi dari keluarga miskin, masyarakat yang telah mengabdi di daerah perbatasan/daerah tertinggal, serta Individu yang berprestasi dalam bidang olimpiade sains, teknologi, olahraga dan seni/budaya di tingkat nasional maupun internasional. LPDP telah memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik bangsa dari Sabang hingga Meraoke untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik di dalam dan di luar Negeri.” Ungakapan kebahagiaan Akbar saat dimintai pendapat.



Putra Pontanakayang ini juga berharap, “Semoga pemerintah daerah bisa bekerja sama dengan lembaga penyelenggara beasiswa LPDP untuk peningkatan SDM yang ada di daerah. Sehingga dapat memfasilitasi para generasi muda calon pemimpin masa depan untuk melanjutkan pendidikan.”



Di tempat yang sama, KuritaNews.com juga menyempatkan diri untuk silaturahim dengan penerima beasiswa LPDP yang lain yang berasal dari Tobadak, kabupaten Mamuju Tengah.



Dia adalah I Kadek Dwi Swarjana, anak kedua dari empat bersaudara. Seorang anak petani yang berasal desa Mahahe kecamatan Tobadak, kabupaten Mamuju Tengah. Pria berusia 28 tahun ini hidupa dalam keluarga yang sederhana dan tak jarang harus berhutang untuk membiayai kuliahnya ketika masih harus menyelesaikan pendidikan strata satu dan profesi nersnya di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Andini Persada Mamuju.

I Kadek Dwi Swarjana saat kegiatan kampus

“Saya dibesarkan di keluarga dengan  penghasilan yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari bahkan itu kurang, mustahil bagi saya bisa melanjutkan pendidikan tinggi dengan biaya yang terhitung tidak sedikit. Sewaktu menempuh pendidikan sarjana di STIKES Andini Persada Mamuju tak jarang orang tua berhutang ke tetangga untuk biaya kuliah.  Saya pun tidak pernah bermimpi untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya karena terkendala biaya. Namun, suatu kebanggaan yang tak terduga bagi saya bisa menjadi salah satu  penerima beasiswa bergengsi yaitu LPDP sehingga saat ini saya sedang melanjutkan studi magister di salah satu universitas ternama di Indonesia (Universitas Airlangga Surabaya).  Saya percaya bahwa tidak ada kata yang tidak mungkin ketika Tuhan berkehendak.” Tutur pemuda keturuan Bali itu.  


Ia juga berpesan buat generasi muda, “Pesan saya buat adik-adik, kakak-kakak dan saudara-saudara saya yang berada di daerah khususnya Mamuju tengah, saat ini LPDP telah mewujudkan bahwa biaya bukanlah suatu penghalang untuk melanjutkan jenjang pendidikan, magister ataupun doktor. Terimakasih LPDP.”


Kisah singkat kedua putra Mamuju Tengah ini, semoga menjadi inspirasi buat semua generasi muda Sulawesi Barat untuk tetap berusaha sekuat tenaga untuk menggapai cita-citanya. Karena dalam perjuangan itu, Tuhan sudah menyiapkan jalan-jalan untuk menuju kesuksesan.

AM.

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Halaman