PMII Cabang Mamuju Melakukan Demonstrasi atas Terjadinya Banjir Bandang - Kurita News | Kuat, Rinci & Terpercaya

Kurita News | Kuat, Rinci & Terpercaya

Media Online Sulawesi Barat

Breaking

Senin, 02 April 2018

PMII Cabang Mamuju Melakukan Demonstrasi atas Terjadinya Banjir Bandang

Massa aksi di depan gedung DPRD Kabupaten Mamuju
Kuritanews.com, MAMUJU - Sekolompok warga Mamuju bergabung bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju menggelar demosntrasi untuk menanggapi banjir bandang yang melanda kota Mamuju beberapa hari yang lalu (2/4/2018).

Setelah menggelar aksi di halaman gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju, akhirnya massa aksi diterima untuk hearing  dan diterima langsung oleh ketua DPRD, Hj. St. Suraidah Suhardi dan H. Sugianto. 

Dalam tuntutannya, massa aksi menyampaikan beberapa hal, di antaranya:

  1. Bupati Mamuju harus tegas dan serius terkait dengan buruknya sistem drainase perkotaan yang mengakibatkan genangan air dihampir semua sudut ibu kota Mamuju.
  2. Tindak yang melanggar IMB, dan melanggar PP NO 38/2011 tentang sungai sungai 10-20 meter dari bibir sungai sampai diarang dilarang untuk dibanguni.
  3. Menegaskan oknum penyempitan dyngai karena dan sekitarnya (Hotel berkah) dan dibeberapa titik dalam kota, harus ditindak karea menghambat aliran sungai.
  4. Secepatnya Bronjong dan normalisasi sungai di seluruh aliran pinggiran sungai kota Mamuju.
  5. Tegakkan Perda stop penanaman pohon sawit di kota Mamuju jika tidak mempunyai izin, pohon langsung ditebang karena berdampak pada lingkungan.
  6. Fungsi DPRD Mamuju tidak berjalan yakni legislasi, anggaran dan pengawasan.
  7. Bersihkan sampah, aliran drainase, kanal besar, muara sungai.
  8. Mamuju Mapaccing harus terwujud, jangan hanya selogan.
Dalam proses hearing ini ketua DPRD Mamuju menggapi tuntutan mahasiswa, "Kami juga mengkritisi penumpukan sampah yang menumpuk di bawah jembatan simbuang, kami akan segera menindak lanjuti ini dan mencarikan solusi."

"Besok kami akan segera berkordinasi dengan OPD terkait." Tambahnya.

Dalam hearing ini juga H. Sugianto menuturkan, "Kami tidak membantah tuntutan teman sekalian, karena saat kejadian kami juga berada di lokasi kejadian menyaksikan sendiri dan kami akan segera menyampaikan hal-hal terkait kepada Bupati Mamuju."

Selain itu, mahasiswa juga mempertanyakan bantuan 250 juta dari Menteri Koordinator Bidang Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani serta bantuan beras yang dijanjikan oleh POLRI.
Aksi kemudian berlanjut ke kantor Bupati Mamuju.
(Taqs)

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Halaman