Menang Agregat 7-6 Atas Roma, Liverpool Berhasil Melaju Ke Final Liga Champions - Kurita News | Kuat, Rinci & Terpercaya

Kurita News | Kuat, Rinci & Terpercaya

Media Online Sulawesi Barat

Breaking

Kamis, 03 Mei 2018

Menang Agregat 7-6 Atas Roma, Liverpool Berhasil Melaju Ke Final Liga Champions

Selebarsi Tim Liverpool setelah Memastikan Melaju ke Final Liga Champions

KuritaNews.com, Roma - Pertandingan AS Roma vs Liverpool pada leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Olympico, Roma, Kamis (3/5/2018) berakhir dengan skor 4-2. Meski menang, AS Roma gagal lolos ke final karena kalah agregat 6-7.

Tiga gol AS Roma dalam laga di Olympico dicetak Edin Dzeko, Radja Nainggolan (dua gol), dan bunuh diri James Milner. Sementara itu dua gol Liverpool masing-masing dicetak Sadio Mane dan Georginio Wijnaldum.

AS Roma mendulang peluang pada menit keenam. Dari luar kotak penalti, Alessandro Florenzi melepaskan tendangan keras. Hasilnya bola sekadar melambung tipis di atas gawang.

Alih-alih memimpin, AS Roma justru kebobolan. Berawal dari blunder umpan kurang sempurna Radja Nainggolan, Roberto Firmino yang mendapatkan bola lantas mengirimkan umpan terobosan kepada Sadio Mane. Dari dalam kotak penalti, Mane mengecoh Alisson Becker dengan sepakan tenang ke sudut kanan bawah gawang. Skor 0-1.

AS Roma membalas di menit ke-15. Gol untuk tim tamu tercipta oleh bunuh diri pemain Liverpool, James Milner. Dejan Lovren yang berniat menyapu bola dari kotak penalti Liverpool justru menendang bola mengenai kepala Milner. Bola lantas berbalik memantul ke sudut kiri bawah gawang dan menjadikan skor 1-1.

The Reds nyaris unggul lagi pada menit ke-25. Aksi menusuk Jordan Henderson di sayap kiri dituntaskan dengan umpan cutback ke kotak penalti. Sadio Mane menyambar bola, namun hasilnya dapat ditepis oleh Alisson.

Liverpool sukses mencetak gol beberapa detik kemudian. Georginio Wijnaldum mencatatkan namanya di papan skor. Memaksimalkan kemelut hasil sepak pojok, pemain asal Belanda itu menyundul bola ke gawang sekaligus mengecoh Alisson. Skor 1-2.

Di menit ke-35, Stephan El Shaarawy hampir mencetak gol. Ia melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti. Bola melewati Karius, namun masih terhalang oleh tiang gawang bagian kanan.

Tuan rumah kembali membuang peluang matang. Pada menit ke-43, Alessandro Florenzi yang mendapat ruang tembak di dalam kotak penalti melepaskan tendangan voli, namun hasilnya bola hanya menyamping di kanan gawang.

Tak ada gol tambahan tercipta di sisa waktu babak pertama. Skor 1-2 pun bertahan hingga turun minum.

Tujuh menit babak pertama berlangsung, AS Roma menekan. Stephan El Shaarawy menuntaskan umpan Lorenzo Pelegrini dengan sebuah tendangan kaki kanan dari sektor kiri kotak penalti. Bola dapat diantisipasi Loris Karius.

Upaya tuan rumah menemui hasil beberapa detik kemudian. Sepakan kaki kanan Edin Dzeko dari dalam kotak penalti berhasil menggetarkan gawang tim tamu. Skor 2-2.

10 menit jelang laga usai Dzeko hampir mencetak gol keduanya. Usai menerima umpan lambung kiriman Nainggolan, sang striker melepaskan tendangan dari sektor kiri kotak penalti. Bola dapat diblok Karius.

Upaya Serigala Roma mencetak gol menemui hasil di menit ke-86. Sepakan kerak Radja Nainggolan dari luar kotak penalti mengarah ke sisi kiri bawah gawang. Loris Karius tak mampu bereaksi menghalau bola dan skor pun berubah menjadi 3-2.

Pada injury time, AS Roma mendapat momentum. Handsball Ragnar Klavan di kotak terlarang menghasilkan tendangan penalti untuk tuan rumah. Radja Nainggolan yang jadi eksekutor menunaikan tugasnya dengan baik. Sepakan keras pemain asal Belgia itu tak dapat dibendung Karius.

Sayangnya, gol Nainggolan tak cukup untuk mengejar agregat. Meski menang 4-2, dalam hal agregat Roma kalah 6-7. 

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Halaman