Prancis Mampu Mengatasi Perlawanan Australia, 2-1 - Kurita News | Kuat, Rinci & Terpercaya

Kurita News | Kuat, Rinci & Terpercaya

Media Online Sulawesi Barat

Breaking

Sabtu, 16 Juni 2018

Prancis Mampu Mengatasi Perlawanan Australia, 2-1


KuritaNews.com, Rusia - Laga perdana Grup C Piala Dunia 2018 telah dimulai. Salah satu tim favorit di ajang empat tahunan ini, Prancis, bertemu dengan wakil dari Asia, Australia. Keduanya bertemu di Kazan Arena, Kazan, Rusia (16/06/2018).

Dalam laga kali ini, Australia tidak menurunkan pemain berdarah Indonesia, Massimo Luongo, untuk menghadapi Prancis. Gelandang dengan nomor punggung 8 itu duduk di bangku cadangan, membantu rekan-rekannya dari pinggir lapangan.

Babak I
Tampil dengan kepercayaan diri tinggi, skuat Les Bleus langsung menekan ketika menit awal babak pertama dimulai. Bahkan, pemain Australia pun harus melakukan pelanggaran atas gerakan cepat yang dilakukan Mbappe. Sepakan Pogba sebagai eksekutor pun sempat mengancam gawang Australia, sebelum ditangkap dengan baik oleh kiper Matthew Ryan. 


Serangan balik pun dilakukan oleh kubu Australia, yang mana sempat membuat ancaman untuk gawang Prancis. Beruntung, tandukan Leckie masih mampu ditepis dengan baik oleh sang kapten, Hugo Lloris.

Gelandang bertahan Australia, Aaron Mooy, tampil sangat elegan dengan mampu menghentikan pergerakan cepat bintang Prancis, Kylian Mbappe. Tekelnya yang akurat mampu menghentikan Mbappe yang kerap merepotkan lini belakang Australia. 



Jual beli serangan pun terus terjadi di sepanjang pertandingan. Namun, belum ada satu pemain pun yang mampu mencetak gol guna memecah kebuntuan tim. Skor imbang tanpa gol pun menjadi hasil akhir babak pertama.

Babak II

Jalannya babak kedua pun berlangsung sangat seru. Di sini, peran Video Assistant Referee sangatlah berguna dalam pertandingan Prancis vs Australia. 

Itu terlihat ketika di menit ke-54, Antoine Griezmann dilanggar oleh pemain Australia dan terjatuh di kotak penalti. Saat itu, wasit membiarkan hal tersebut dan membiarkan pertandingan berlangsung. 


Namun ketika bola berada di luar lapangan setelahnya, wasit Andres Cunha baru mengecek kejadian itu lewat layar monitor VAR. Hasilnya, Cunha langsung memberikan penalti kepada Prancis dan memberikan kartu kuning kepada Risdon yang menekel Griezmann. Griezmann yang menjadi algojo pun sukses menjalankan tugasnya. 1-0 Prancis membuka keunggulan di menit ke-58.

Tak perlu waktu lama untuk Australia menyamakan kedudukan. Melalui cara yang sama dengan Prancis, Australia berhasil menyamakan kedudukan lewat titik putih pasca Samuel Umtiti melakukan handball. Mile Jedinak yang menjadi eksekutor pun berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik. Australia pun menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-64.


Cepatnya gol yang tercipta dalam kurun waktu empat menit membuat kedua pelatih langsung melakukan dua pergantian pemain. Seperti Juric dan Irvine masuk untuk menggantikan Nabbout serta Rogic dari Australia. Sementara Giroud dan Nabil Fekir masuk menggantikan Griezmann dan Ousmane Dembele. 

Berkah teknologi dalam sepakbola kali ini tampaknya menjadi milik Prancis. Pasalnya, lesakan Paul Pogba yang sempat menyentuh mistar gawang, dan melewati garis gawang sempat dianggap tidak gol oleh para pemain Australia. Namun hingga akhirnya wasit Andres Cunha melihat ke arah alat ditangannya, yang menunjukkan gol dari Goal Line Technology, membuat Prancis kembali unggul di menit ke-80.


Gol Pogba yang disahkan oleh GLT itu pun menjadi gol kemenangan Prancis atas wakil Asia ini. Dengan ini, Prancis berada di peringkat pertama klasemen sementara Grup C dengan raihan tiga poin.



Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Halaman